dinkesmerangin.org – Saat seseorang berkeringat berlebihan, kemungkinan mengalami keringat dingin yang disebut juga diaforesis. berapa pun suhunya, panas atau dingin. Masalah ini biasanya berkembang ketika seseorang sedang cemas.

Sebagai mekanisme kelangsungan hidup tubuh, keringat dingin muncul secara alami. Namun ada kondisi lain yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengedarkan darah atau oksigen, sehingga menyebabkan keringat dingin juga muncul.

Oleh karena itu, Anda tidak boleh meremehkan diaforesis. Pasalnya, keringat dingin merupakan gejala dari sejumlah penyakit atau kondisi medis.

Beberapa penyakit, termasuk yang tercantum di bawah ini, berkontribusi terhadap gejala kondisi ini.

1. Stres

Timbulnya Gejala Keringat Dingin Bisa Disebabkan 7 Penyakit Ini

Ilustrasi Orang Stres

Banyak faktor yang dapat menyebabkan stres atau kecemasan. Secara umum, terlalu banyak tanggung jawab atau beban pikiran dapat menyebabkan stres. seperti kewajiban di tempat kerja, rumah, atau sekolah.

Stres, seperti halnya syok, dapat menyebabkan keringat dingin karena menghalangi oksigen mencapai otak.

2. Syok

Timbulnya Gejala Keringat Dingin Bisa Disebabkan 7 Penyakit Ini

Ilustrasi Orang Syok

Saat seseorang mengalami syok, tubuhnya merespons lingkungan ekstrem atau cedera serius.

Organ-organ tidak mendapatkan jumlah oksigen atau darah yang mereka perlukan untuk menjalankan fungsi esensialnya ketika tubuh mengalami syok.

3. Mual

Timbulnya Gejala Keringat Dingin Bisa Disebabkan 7 Penyakit Ini

Ilustrasi Orang Mual

Kondisi ringan seperti mual bisa hilang dengan sendirinya.

Meski tidak selalu muntah saat merasa mual, namun rasa mual tentu akan membuat Anda merasa mual dan ingin muntah.

4. Vertigo

Timbulnya Gejala Keringat Dingin Bisa Disebabkan 7 Penyakit Ini

Ilustrasi Orang Vertigo

Vertigo, berbeda dengan migrain karena menimbulkan rasa disorientasi, merupakan salah satu jenis pusing.

Penyebab paling umum dari kondisi ini adalah masalah pada telinga bagian dalam dan gangguan otak.

5. Migrain

Timbulnya Gejala Keringat Dingin Bisa Disebabkan 7 Penyakit Ini

Sakit Kepala Sebelah

Jenis sakit kepala yang disebut migrain berlangsung sangat lama dan sangat menyakitkan.

Karena cara tubuh bereaksi terhadap rasa sakit saat migrain, keringat dingin sering kali terjadi.

Selain diaphoresis, migrain bisa membuat penderitanya menjadi bisu, pandangan kabur, dan sensitif terhadap cahaya.

6. Sepsis

Timbulnya Gejala Keringat Dingin Bisa Disebabkan 7 Penyakit Ini

Sepsis

Ketika infeksi bakteri atau virus yang serius pada organ tubuh seperti lambung atau paru-paru ditangani oleh sistem kekebalan tubuh, sepsis dapat terjadi.

Kondisi ini berpotensi menyebabkan penggumpalan darah atau bahkan kebocoran pembuluh darah.

Oleh karena itu, organ tubuh lebih sulit menerima darah dan oksigen baru, yang mengakibatkan keringat dingin. Biasanya sering terjadi pada bayi.

7. Pingsan

Timbulnya Gejala Keringat Dingin Bisa Disebabkan 7 Penyakit Ini

Ilustrasi Orang Pingsan

Ketika tubuh tidak memasok oksigen yang cukup ke bagian otak tersebut, pingsan (sinkop) terjadi. Keringat dingin mungkin terjadi sebelum atau sesudah pingsan.

Berbagai kondisi, seperti dehidrasi, kelelahan, atau detak jantung cepat atau lambat yang tidak normal, dapat menyebabkan pingsan karena kekurangan oksigen di otak.

 

Faktor Penyebab keringat dingin tergantung pada penyebab yang mendasari, terdapat berbagai faktor risiko untuk kondisi ini.

Infeksi darah, dehidrasi, dan keracunan merupakan faktor risiko yang dapat memicu syok jika penyebab utamanya adalah hal tersebut.

Gejala yang Perlu Diwaspadai
Keringat dingin disertai dengan sejumlah gejala yang bisa jadi merupakan tanda keadaan darurat, yaitu :

  • Detak jantung tiba-tiba cepat
  • Kulit pucat
  • Pusing
  • Gemetar
  • Nyeri yang tidak jelas akibatnya
  • Kecemasan
  • Kekurangan urine
  • Sianosis
  • Rasa nyeri pada dada

Cara Mengatasi Keringat Dingin

Tergantung pada penyebab yang mendasarinya, pengobatan berbeda tersedia untuk keringat dingin.

Misalnya, jika kondisi ini berkembang akibat serangan jantung, maka memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Jika sepsis adalah penyebab utamanya, pengobatan untuk kondisi ini termasuk mengonsumsi antibiotik dan mengambil langkah-langkah untuk mengontrol pernapasan dan detak jantung.

 

Kategori: Health